cukupkan diri


Khawatir dengan hal-hal yang tak dapat Anda ubah tidak akan memberi Anda damai sejahtera.
Menjadi marah atau pahit dengan hal-hal yang tak dapat Anda ubah tidak akan memberi Anda damai sejahtera.
Merasa bersalah dengan hal-hal yang tidak dapat Anda ubah tidak akan memberi Anda damai sejahtera.

Ketika Paulus menulis kitab Filipi, ia tengah berada di penjara di Roma, menunggu untuk dieksekusi.
Dalam Filipi 4:11-13, ia menulis kata-kata ini : “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

Saya beritahu Anda satu hal yang membuat kita khawatir, gelisah, dan tertekan akan hal-hal dalam hidup kita: kita terlalu menuntut penjelasan.
Ketika ada sesuatu yang salah dalam hidup, kita bertanya, “Mengapa hal ini terjadi, Tuhan? Mengapa Kau membiarkan ini terjadi?”

Berikut adalah tiga hal yang perlu Anda pahami :

Pertama, Allah tidak berutang pada Anda satu penjelasan apa pun.
Dia adalah Tuhan yang baik dan adil, dan Ia memahami hal-hal yang tidak Anda mengerti. Anda hanya perlu berkata, “Baik, Tuhan.”

Kedua, bahkan jika Ia menjelaskan mengapa hal-hal tersebut terjadi, Anda mungkin tidak akan mengerti.
Anda tidak akan memahami jalan pikiran Allah.

Ketiga, lagipula penjelasan tidak akan pernah mendatangkan damai sejahtera.
Penjelasan tidak akan pernah memuaskan kita.

Apa yang menghibur kita adalah kehadiran Allah dalam hidup kita-bukan penjelasan-Nya, tapi perhatian, penghiburan, dan pemeliharaan-Nya.
Berhenti mencari sesuatu yang benar-benar tidak Anda perlukan, dan berhenti berusaha mengubah hal-hal yang ada di luar kuasa Anda. Gbu n fam O:)
dari Erwin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s