hineni


Amerika 1807…

Seorang pria kulit putih ke pasar budak. Dia melihat seorang wanita kulit hitam ϑiikat ϑαή ϑilelang ϑi pasar budak itu.

Wanita itu begitu galak ϑαή buas, ia mengumpat semua orang yang ada ϑi sekitarnya. Berusaha menendang ϑαή mencakar orang yang hendak membelinya.

Pria tadi datang ke penjualnya ϑαή berkata: “Aku hendak membeli dia”.Terjadi tawar menawar harga, ϑαή kesepakatan terjadi.. Wanita itu terjual.

Pria itu mengambil tali pengikat wanita tsb ϑαή membawanya pulang. Walaupun wanita itu meronta ϑαή terus mengumpat..

Sampai ϑi rumah, sang pria menulis sesuatu ϑi kertas ϑαή kemudian melepaskan tali pengikat wanita hitam itu.

Ketika tali itu terlepas, sang wanita bertambah buas ϑαή berusaha menyerang. Tapi pria itu berkata: “Tenang.. Kamu tidak usah marah, ini aku sudah buatkan surat bebas. Kamu sekarang bukan budakku, maupun budak orang lain. Kamu adalah orang bebas. Silahkan kamu pergi sesuka hatimu.”

Lalu pria itu meninggalkan dia.
Wanita hitam itu diam memandang surat bebasnya, tiba2 ia menangis ϑαή mengejar pria kulit putih itu.

Ia tersungkur ϑi kakinya ϑαή berkata: “Tuan,aku mau ikut engkau.. Aku mau mengabdi padamu, kusobek surat bebasku.. Jadikan aku budakmu, bila aku berkeliaran, pasti ada orang jahat yang akan menangkap aku ϑαή nasibku akan sama terulang lagi ϑi pasar budak itu.. Dan mungkin aku tidak akan bertemu Tuan lagi.. ”

Ketika Tuhan sudah membebaskan kita dari perbudakan, kita mempunyai kehendak bebas untuk memilih.

Tuhan tidak pernah memaksa kita harus menjadi hambaNya. Kita bebas memilih siapa Tuan kita…
Tapi ketika kita berkata “HINENI”
Aku hambaMu. Aku menyerah penuh padaMu ya Tuhan….
itulah yang Tuhan inginkan.

Tuhan mau kita datang padaNya bukan karena paksaan
Tapi karena KETULUSAN HATI Sepenuhnya untuk Tuhan
Itulah HINENI…

Bila anda suka
Silahkan share kisah ini
dari Han

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s