menjala ikan


Bisa berbahaya menjala di air yang dalam.
Beberapa badai kejam bisa bergulung di situ mengancam perahu kecil sahabat.
Tetapi itulah harga dari menjala yang sesungguhnya.
Dan di samping itu, apakah lagu yang dulu kita nyanyikan dengan begitu nyaring: “Aku akan menjadikanmu penjala manusia .. jika kamu mengikuti Aku”

• Karena kita ingin berada di rumah Bapa Nelayan kita dan mengikuti Dia, maka Yesus memberitahu kita cerita tentang ikan yang kita jala.
Tidak begitu panjang, perumpamaan ini tentang nelayan yang menjatuhkan jala ke dalam laut dan menangkap berbagai jenis ikan.
Tetapi cukup untuk mengingatkan sahabat bahwa satu perahu penuh ikan bisa berantakan, licin, dan bau.
Karena ikan yang sahabat tangkap mungkin tidak semua seperti ikan yang kita harapkan.

Jika sahabat menerima nasihat Yesus dengan sungguh-sungguh dan melemparkan jala ke air yang dalam, maka sahabat bisa saja menangkap ikan yang haram.
Karena ketika sahabat keluar “menemukan Nemo”, maka sahabat bisa menagkap lebih sekedar ikan badut.

Itulah sebabnya peringatannya menyatakan bahwa tugas membersihkan, memisah-misahkan dan menghakimi itu dilakukan oleh para malaikat “di akhir zaman”.
Para malaikatlah yang akan memilah-milah – tugas kita hanya menjala.

Mengapa ?

Karena ikan adalah urusan Bapa kita – halal dan haram.
Kita yang menjala di laut yang dalam – Dia yang melakukan pembersihan.
Jika kita memahaminya, saya rasa kita akan menghabiskan lebih sedikit waktu mengkritik dan lebih banyak waktu di laut lepas menjala yang tersesat.

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
Setelah penuh, pukat itu pun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang” (Matius 13:47,48)

God Bless Yoΰ O:)
dari Sylvia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s